CEPATNET: Jaringan Serat Optik Rambah Bandung

BANDUNG: PT Mora Quatro Multimedia melalui merek CEPATnet, yang merupakan Network Acess Provider (NAP) dan penyelenggara jaringan Internet (PJI), menghadirkan jaringan fiber optik di Kota Bandung.

Commercial Director CEPATnet Ade Tjendra menyatakan ekspansi jaringan fiber optik akan terus dilakukan di seluruh Kota Bandung. Menurutnya, Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat yang menjadi pusat bisnis dan pendidikan sehingga sangat potensial.

"Kami menonjolkan jaringan serat optik handal dan tercepat," katanya hari ini, Rabu (18/7/2012).

Ade menyatakan, jaringan fiber optik CEPATnet di Bandung memiliki cakupan area layanan Surya Sumantri, Pasteur, Setiabudi, Dipatiukur, Juanda, Suci, Surapati, Sukajadi, dan kawasan Setrasari.

Selain kawasan yang telah disebutkan, pada kuartal 4 2012, fiber optik CEPATnet akan diperluas hingga Kawasan Industri Bandung Selatan meliputi Jalan Mohammad Toha.

Pembangunan jaringan proteksi fiber optik backbone sepanjang 26 km dari Jalan Jenderal Ibrahim Adjie, Jalan Jenderal A.H Nasution, dan Jalan Pacuan Kuda ditargetkan selesai dibangun sampai dengan akhir 2012.

Pasar untuk CEPATnet, lanjutnya, sebesar 70% berada di Sumatera dan Jawa. Bahkan hampir 50% berada di Jawa. Sebut saja wilayah lain yang sebelumnya telah memiliki jaringan fiber optik CEPATnet di Indonesia yaitu Jabodetabek, Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Jambi, Lampung, Semarang, dan Surabaya.

Menurutnya, fiber optik tersebut merupakan investasi jangka panjang karena dapat bertahan 15-20 tahun. CEPATnet tidak hanya mengedepankan fiber optik tapi juga konten-konten pendukung yang dapat dinikmati masyarakat secara interaktif.

"Kami bukan saja membangun jaringan tapi memanfaatkan jaringan baik untuk kepentingan perusahaan maupun perorangan," katanya.

Karena itu, selain menyasar pasar korporasi, CEPATnet juga akan merambah pasar perumahan mengingat tingkat hunian perumahan di Kota Bandung terus meningkat.

Teknologi fiber to the home yang akan digunakan untuk perumahan menghadirkan quadruple play, di mana jaringan tidak hanya digunakan untuk pengiriman data namun dapat pula dimanfaatkan untuk voice, video dan mobile.

Layanan tersebut lebih canggih dari triple pay sehingga dapat menghadirkan internet super cepat 100 Mbps, TV kabel lebih dari 90 saluran, layanan Telephony dan layanan interaktif Multi Screen Over the Top (OTT) yang dapat diakses pada beberapa perangkat mobile seperti smartphone, tablet, dan lain-lain.

Selain perumahan, layanan ini nantinya akan menjangkau area penjualan seperti apartemen dan hotel. "Apalagi perkembangan bisnis perhotelan di Bandung sangat pesat," tambah Ade. (k60/sut)

Sumber: Bisnis.com